APA ITU DIGITAL MEDIA?
Apakah pengertian Digital
Media? Mungkin istilah media sudah
tidak asing lagi untuk kita, secara kita hidup di zaman teknologi yang membuat
kita harus berhubungan dengan media setiap harinya. Media adalah salah satu alat untuk
berkomunikasi antar sesama, sesuatu penghubung kita untuk berkomunikasi. Dan
dari banyaknya jenis media, seperti media elektronik, media cetak, media massa,
media periklanan, dll. Digital media termasuk disalah satunya.
Digital berasal dari kata
Digitus, dalam bahasa Yunani berarti jari jemari. Apabilakita hitung jari
jemari orang dewasa, maka berjumlah sepuluh. Nilai sepuluh tersebut terdiri
dari 2 radix, yaitu 1 dan 0, oleh karena itu Digital merupakan penggambaran
dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan
biner). Semua sistem komputer menggunakan sistem digital sebagai basis
datanya. Dapat disebut juga dengan istilah Bit (BinaryDigit). Digital
media adalah suatu kode-kode digital atau kode-kode dalam bentuk bit yang
canggih dan memiliki perhitungan matematis yang mana bisa di aplikasikan dan
bisa dilihat serta di proyeksikan hingga bisa dimunculkan sebagai sesuatu yang
bisa dilihat atau berbentuk dengan susunan tertentu dengan perantara yang bisa
membaca kode-kode digital tersebut.
Media
digital atau
digital media merupakan bentuk media elektronik yang menyimpan data dalam wujud
digital, bukan analog. Pengertian dari media digital dapat mengacu kepada aspek
teknis (seperti contoh; harddisk sebagai media penyimpan digital) dan
aspek transmisi (misalnya jaringan komputer untuk penyebaran informasi
digital), namun dapat juga mengacu kepada produk akhirnya seperti video
digital, audio digital, tanda tangan digital serta seni digital.
Peralatan canggih, seperti
komputer, pada prosesornya memiliki serangkaian perhitungan biner yang rumit.
Dalam gambaran yang mudah-mudah saja, proses biner seperti saklar lampu, yang
memiliki 2 keadaan, yaitu Off (0) dan On (1). Misalnya ada 20 lampu dan saklar,
jika saklar itu dinyalakan dalam posisi A, misalnya, maka ia akan membentuk
gambar bunga, dan jika dinyalakan dalam posisi B, ia akan membentuk gambar
hati. Begitulah kira-kira biner digital itu.
Konsep digital ini ternyata
juga menjadi gambaran pemahaman suatu keadaan yang saling berlawanan. Pada
gambaran saklar lampu yang ditekan pada tombol on, maka ruangan akan tampak
terang. Namun apabila saklar lampu yang ditekan pada tombol off, maka ruangan
menjadi gelap. Kondisi alam semesta secara keseluruhan menganut sistem digital
ini. Pada belahan bumi katulistiwa, munculnya siang dan malam adalah suatu
fenomena yang tidak terbantahkan. Secara psikologis, manusia terbentuk dengan
dua sifatnya, yaitu baik dan buruk. Sama seperti konsep Yin dan Yang,
yang ternyata juga bersentuhan dengan konsep digital ini.
Bila kita simpulkan, 'digital
media meliputi bentuk konten media yang menggabungkan dan mengintegrasikan data
dalam bentuk suara, teks dan gambar dari semuanya dan disimpan dalam format
digital, lalu didistribusikan melalui lingkungan atau jaringan digital.'
Bila kita perhatikan sekarang
ini, organisasi media terutama digital media berkembang dengan pesat karena
mereka (produsen) dapat mengurangi biaya dalam menyimpan dan mendistribusikan
data dan informasi. Juga dapat menambah nilai melalui perubahan bentuk konten
media dan pengembangan promosi media. Dan, inovasi... Kita tidak bisa melupakan
istilah inovasi saat membahas digital media. Hubungan internet dengan
cara tradisional dalam distribusi konten dapat dilihat sebagai kemungkinan
pergeseran dari model distribusi massa ke sistem yang lebih kuat dan modern
yang tentunya sesuai dengan tuntutan dan
keinginan konsumen.
"Social Media is addictive precisely
because it gives us the something which the real world lacks: it gives us
immediacy, direction, and value as an individual" by David Amerland
"The digital
media industry is rapidly undergoing a transformation that creates opportunities
for companies who recognize this change and are prepared to focus and execute.
The Americas acquisitions have strengthened both our technology and market
position and as our largest geographic region, it is opportune for increased
management attention to accelerate our profitable growth in the region" by
Eric Cooney

Media
sering dikaitkan dengan teknologi komunikasi. Ini dikarenakan teknologi
komunikasi adalah satu aspek penting dalam pembentukan media. Tanpa teknologi
komunikasi, maka proses media bekerja akan menjadi lambat dan tidak efisien.
Oleh sebab itu, kita sering lihat teknologi komunikasi semakin berkualiti dari
semasa ke semasa. Dahulu orang mengunakan majalah, surat kabar dan radio
sebagai wadah utama dalam media tetapi sekarang bisa kita lihat, teknologi
telah berkembang begitu pesat dan bervariasi, seperti komputer, telefon
digital, dan media sosial. Teknologi komunikasi kian maju sehingga timbul satu
fenomena dalam industri media komunikasi yang dipanggil “Media Baru”. Apa itu
"Media Baru"?
Media
Baru boleh dirujuk sebagai sekumpulan teknologi yang melahirkan wadah interaksi
kepada pengguna. Socha dan Eber-schmid (2012) dalam artikel mereka “Defining
new media isn’t easy”, media baru tidak termasuk televisi, film, buku atau
majalah tetapi melainkan ia mempunyai teknologi yang membenarkan dan
menghasilkan sebuah interaksi kepada pengguna.
Pernyataan tersebut telah dibuktikan kebenaran dan kelegitan, karena
pengguna media (konsumen) akan lebih tertarik untuk mengunakan komunikasi jenis
ini karena "media baru" memberikan peluang kepada mereka untuk mengeluarkan
pendapat mereka
dengan lebih mudah.
Bila
kita membandingkan majalah elektronik dengan majalah berbentuk fisikal. Majalah
elektronik seperti www.time.com membuat dan mengupload isi atau konteks yang
berguna sama seperti majalah yang berbentuk fisikal. Akan tetapi www.time.com mempunyai ruang untuk
pembaca atau konsumen mengeluarkan pendapat mereka tentang isu yang dikeluarkan melalui
sosial media / media sosial seperti www.twitter.com atau www.facebook.com . Dengan adanya peluang ini,
konsumen dapat memberikan pendapat dan masukan tentang isu yang dikeluarkan
oleh www.time.com . Berbeda dengan
www.time.com, majalah konvensial seperti Wanita, Femina,
dsb tidak memberikan peluang kepada para pembaca untuk mengeluarkan semudah
majalah elektronik. Pembaca tetap dapat memberikan komentar, pesan ataupun
pendapat ke majalah konvensial,tetapi proses itu terlampau lambat dan tidak efisien. Oleh karena itu,
interaksi digital adalah satu aspek penting dalam media baru saat ini.
Contoh
kecil yang dapat kita lihat; mungkin Shinta Jojo, Justin bieber dll. membutuhkan waktu dan tahap yang cukup lama
dan rumit, mulai dari audisi, seleksi, eliminasi hingga mereka menjadi
terkenal. Akan tetapi dengan adanya internet, (youtube) mereka bisa
menjadi terkenal dalam waktu sekejap, dan masyarakat umum dapat melihat dan
menilai hasil karya mereka dengan lenih mudah di youtube yang notabene semua
orang bisa bebas berkarya dan meng-upload video. Dan ini adalah salah satu
kekuatan dari media digital.
Karena
media digital inilah banyak perusahaan-perusahaan juga mulai hitung-hitungan
untuk beriklan. Untuk beriklan di media konvensional satu halaman penuh bisa
mencapai ratusan juta tapi dengan media digital hanya cukup setengahnya saja.
Contoh salah satu promosi di media digital adalah Akberian dalam acara
#AkberJKT.
Dulu
yang disebut Broadcaster itu yang siaran atau presenter. Tapi disaat semua
orang bisa masuk dunia digital dengan modal internet maka semua orang bisa
menjadi Broadcaster. Yang mana sekarang masyarakat diberikan kesempatan yang
jauh lebih mudah dan efisien untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas mereka.
Media digital menciptakan lahan baru sehingga para kawula muda dengan lebih
mudah dapat menyalurkan kreatifitas mereka.
Contohnya
dengan membuat blog anda bisa merekam berita, meliput dan menyiarkanya melalui
blog anda kepada masyarakat luas (konsumen). Dan semua orang, bukan hanya di
tanah air tetapi di seluruh
penjuru dunia bisa menuju ke situs anda selama mereka menggunakan internet.
Yang
menarik saat ini adalah gaya hidup manusia sudah sedikit banyak mulai berubah,
dan pergeseran itu terbukti nyata dan sudah kita rasakan saat ini. Masyarakat
lebih suka berlama-lama dengan gadget masing-masing, masyarakat sudah lebih
sering lihat handphone terlebih dahulu daripada keadaan sekitar mereka, Bahkan
sekarang ini, kita dengan mudahnya menggunakan media teknologia, digital untuk
jasa transportasi kita. Semua itu adalah salah satu bentuk perkembangan
teknologi dan konvergensi Media.
Lister,
Dovey, Giddings, Grant, and Kelly (2009) mendefinisikan media baru dalam cara
yang unik, bahwa media baru merujuk kepada perubahan skala besar dalam media
produksi, penyebaran dan penggunaan. Yang berarti melalui media baru, tahap
efisien terhadap sesuatu perkara dalam media produksi, penyebaran dan pengunaan
akan bertambah bermutu. Contohnya, sebuah perusahaan yang dikenal sebagai
“Factum Arte”
Factum Arte,
perusahaan yang berbasis di Madrid, Milan, dan London yang berusaha untuk
membangun jembatan antara teknologi baru dan keterampilan kerajinan dalam
konservasi warisan budaya dan seni kontemporer.
Dengan menggunakan berbagai bentuk high-definition 3D scanner Factum
Arte telah mampu merekam, dalam bentuk digital menggunakan peralatan
non-kontak, sejumlah terancam punah situs / benda budaya penting ..Proses
merekam dan melaca keberadaan arca,
membutuhkan waktu yang sangat lama. Akan tetapi melalui media
baru, berbagai
jenis teknologi seperti komputer, 3D,dsb dapat membantu mereka menjalani proses
dengan jauh lebih cepat. Hal ini menyebabkan satu perubahan besar dimana
sebelum adanya komputer canggih proses tersebut membutuhkan waktu yang sangat
lama dan hampir mustahil. Akan tetapi kehadiran teknologi canggih membantu
untuk menghasilkan projek yang bermutu dan efisien
Pertanyaan
yang sering mengusik kita sekarang ini adalah ' dengan kekurangan dan
kelebihannya, sudah siapkah kita memasuki era digital yang berkembang begitu
pesat ini?'